• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Kekar Kolom (Columnar Joint), Wonogiri Jawa Tengah

    Kekar kolom yang ada di Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu fenomena alam yang bukan termasuk wisata alam. Akan tetapi fenomena tersebut memiliki artistik tersendiri yang indah dari segi penampilannya dan menakjubkan proses pembentukannya.

     Kekar kolom yang ada di Kabupaten Wonogiri terletak di Desa Pare kecamatan Selogiri. Lokasi kekar kolom dapat dicapai dengan waktu tempuh 20 menit menggunakan kendaraan bermotor dari alun-alun Kabupaten Wonogiri menuju arah selatan dan berlokasi di sisi barat Waduk Gajah Mungkur.
Gambar 1. Kesampaian daerah

     Keindahan kekar kolom dapat dinikmati karena adanya bekas pertambangan yang mengupas batuan dengan struktur kekar kolom tersebut. Lokasi ini cukup jauh dari jalan utama sehingga suasana tenang mampu meningkatkan daya tarik terhadap keindahan yang disajikan berupa batuan dengan struktur kekar kolom.
Gambar 2. Kenampakan kekar kolom dari samping

     Pada lokasi ini meskipun memiliki luasan yang kecil, keindahannya tidak kalah menarik dengan lokasi wisata yang ada di Kabupaten Wonogiri. Tanpa mengeluarkan kocek sepeserpun dapat menikmati keindahan batuan yang ada hanya saja tidak terdapat fasilitas pendukung wisatawan.

Kondisi Geologi

Share:

Georadar

     Georadar merupakan salah satu metode geofisika yang bertujuan untuk mengintepretasi kondisi bawah permukaan. Georadar merupakan metode aktif yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik tersebut di pancarkan ke bawah permukaan melewati probe (alat georadar) yang kemudian ditangkap lagi oleh probe tersebut pada probe reciever.
Gambar 1. Pengaruh pulse terhadap jarak

     Probe akan memancarkan gelombang dalam jumlah tertentu. Jumlah gelombang yang dipancarkan oleh probe, akan mempengaruhi tingkat kerapatan data yang di dapatkan pada saat akuisisi data. Semakin banyak jumlah gelombang yang di pancarkan maka tingkat ketelitiannya akan semakin tinggi, begitupun sebaliknya, semakin sedikit gelombang yang dipancarkan akan semakin kecil tingkat ketelitiannya.

Share:

Kondisi Geologi Wisata Alam Gunung Merapi

     Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Gunung Merapi terletak diantara empat kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang di sebelah barat, Kabupaten Boyolali di bagian timur-utara, Kabupaten Klaten di bagian timur-selatan dan Provinsi Yogyakarta di bagian selatan. Salah satu jalan menuju puncak Gunung Merapi dengan melewati pos pendakian Selo yang dapat di tempuh dengan perjalanan 15 menit menuju arah barat dari Kantor Bupati Boyolali.
Gambar 1. Kesampaian Daerah Pos Pendakian Boyolali

     Menurut Rahardjo, dkk (1995) menyatakan bahwa wisata alam gunung merapi pada jalur pendakiannya melewati beberapa formasi diantaranya adalah (dari tua ke muda)

  • Formasi Gunung Merapi Tua (Qmo) yang beranggotakan breksi, aglomerat dan leleran lava tremasuk andesit dan sedikit mengandung olivin
  • Formasi Gunung Merapi Muda (Qmi) yang terdiri dari tuf, breksi, aglimerat dan leleran lava tak terpisahkan
  • Endapan Longsoran (na) yang terdiri dari endapan longsoran dan lahar
  • Kubah Lava di bagian atas dan leleran.


     Berdasarkan pengamatan lapangan yang dilakukan pada jalur pendakian merapi, diketahui bahwa daerah ini memilki morfologi yang masuk kedalam kategori sangat curam karena terdapat banyak tebing-tebing. Kondisi litologi berupa lapukan dari material vulkanik di awal pendakian dan beberapa bongkahan yang tersaji di sepanjang perjalanan hingga pada bagian atas berupa material berukuran besar hingga kecil dari mulai pasir sangat halus hingga bolder-bolder pada bagian puncak gunung merapi. Material yang ada di dominasi dengan material andesitik.


Share:

Kondisi Geologi Wisata Alam Rumah Pohon, Kecamatan Bandar

     Rumah Pohon merupakan salah satu wisata alam yang ada di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang yang tepatnya terletak di Desa Tombo. Rumah Pohon dapat dicapai dengan perjalanan selama 20 menit menggunakan kendaraan bermotor ke arah barat dari Kantor Kecamatan Bandar.
Gambar 1. Kesampaian Daerah Wisata Alam Rumah Pohon

     Menurut W.H Condon, dkk (1996) wisata alam rumah pohon terletak pada formasi Batuan Gunungapi Jimbangan (Qjo) yang terdiri dari aliran lava, breksi aliran dan piroklastik.

Gambar 2. Peta Geologi Regional Rumah Pohon di Desa Tombo, Kecamatan Bandar

     Dari pengamatan lapangan, daerah ini merupakan daerah yang memiliki kondisi topografi terjal yang di kelilingi oleh bukit-bukit terjal. Lithologi daerah ini adalah breksi andesit yang kemungkinan berasal dari Gunung Slamet yang berlokasi di sebelah selatan dari wisata rumah pohon. Lithologi ini terlihat sebagai bongkahan-bongkahan breksi yang tertanam di dalam tanah (bawah permukaan) dan bongkahan di sungai yang terlihat dari atas tebing atau rumah pohon.

Gambar 3. STA 1

     Secara Hidrologi daerah ini memiliki supplay air yang melimpah dari mata air serta merupakan daerah resapan yang sangat bagus karena kondisi tanahnya sangat mendukung untuk terbentuknya air resapan.

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal

     Kecamatan Singorojo merupakan salah satu kecamatan yang ada di bagian selatan dari Kabupaten Kendal. Kecamatan Singorojo memiliki batas geografi dair 110⁰ 8' 24" hingga 110⁰ 16' 37" Bujur Timur dan dari 7⁰ 1' 48" hingga 7⁰ 11' 10" Lintang Selatan. Kecamatan Singorojo berbatasan langsung dengan Kecamatan Kaliwungu Selatan di bagian utara, Kecamatan Boja dan Kecamatan Limbangan di bagian timur, Kabupaten Temanggung di bagian selatan dan Kecamatan Patean di bagian barat.
Gambar 1. Peta administrasi Kecamatan Singorojo

     Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal terdiri dari 13 desa/kelurahan. Berikut adalah daftar desa/kelurahan Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal:
  1. Desa Banyuringin
  2. Desa Cacaban
  3. Desa Cening
  4. Desa Getas
  5. Desa Kaliputih
  6. Desa Kalirejo
  7. Desa Kedungsari
  8. Desa Kertosari
  9. Desa Merbuh
  10. Desa Ngareanak
  11. Desa Singorojo
  12. Desa Sukodadi
  13. Desa Trayu
Share:

Skema Umum Penginderaan Jauh

     Sabins (1996) dalam kerle, dkk. (2004) menyatakan bahwa penginderaan jauh adalah ilmu untuk memperoleh, mengolah dan menginterpretasi citra yang telah direkam yang berasal dari interaksi antara gelombang elektromagnetik dengan suatu objek. Sedangkan menurut Lillesand dan Kiefer (1993), Penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan suatu alat tanpa kontak langsung degnan objek, daerah atau fenomena yang dikaji.

     Data penginderaan jauh dapat diperoleh menggunakan satelit, pesawat udara, balon udara dan wahana lainnya. Data-data tersebut berasal dari rekaman sensor yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda pada masing-masing tingkat ketinggian yang akhirnya menentukan perbedaan dari data penginderaan jauh yang dihasilkan.

     Pengumpulan data penginderaan jauh dapat dilakukan dalam berbagai bentuk sesuai dengan tenaga yang digunakan. Tenaga yang digunakan dapat berupa variasi distribusi daya, distribusi gelombang bunyi atau distribusi gelombang elektromagnetik.
Gambar 1. Skema umum penginderaan jauh

Share:

Komponen Dasar Penginderaan Jauh

     Dalam pengambilan data penginderaan jauh, terdapat empat komponen penting, yaitu target, sumber energi, alur transmisi dan sensor. Empat komponen dasar tersebut saling bekerja sama dalam menghasilkan data penginderaan jauh yang maksimal.

  • Target merupakan lokasi atau wilayah yang menjadi fokus dalam pengambilan data penginderaan jauh yang nantinya akan dilakukan analisis
  • Sumber energi merupakan energi yang digunakan untuk pemancaran agar mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satu energi yang sering digunakan adalah energi matahari. Energi ini akan dipantulkan oleh target yang nantinya ditangkap oleh reciever.
  • Transmisi merupakan penerimaan energi yang telah dipantulkan yang nantinya akan di sampaikan ke seansor
  • Sensor merupakan sebuah alat yang mengumpulkan dan mencatat radiasi elektromagnetik. Setelah dicatat, data akan dikirimkan ke stasiun penerima dan diproses menjadi data yang siap pakai salah satunya adalah citra.
Gambar 1. Skema pengambilan data penginderaan jauh

     Metode penginderaan jauh diambil dengan cara penerimaan pada sensor dari hasil pantulan oleh sumber energi pada target yang kemudian diteruskan ke pengumpulan data dan diolah sehingga data tersebut menjadi data yang siap digunakan.

Share:

Collection Shopee

Popular Posts

Arsip Blog

Pengikut