• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Log Gamma Ray

     Log Gamma Ray termasuk kedalam jenis log Radioaktif. Log ini digunakan untuk mengukur intensitas radioaktif yang dipancarkan dari batuan yang didasarkan bahwa setiap batuan memiliki komposisi komponen radioaktif yang berbeda-beda.

     Unsur-unsur radioaktif itu adalah Uranium (U), Thorium (Th), dan Pottasium (K). Log sinar gamma mengukur intensitas sinar gamma alami yang dipancarkan oleh formasi. Sinar gamma ini berasal dari peluruhan unsur-unsur radioaktif yang berada dalam batuan.

     Batupasir dan batugamping hampir tidak mengandung unsur-unsur radioaktif. Serpih mempunyai komposisi radioaktif yang tinggi yaitu rata-rata 6 ppm Uranium, 12 ppm Thorium, dan 2% Potassium (Schlumberger, 1958). Berdasarkan hal ini maka log sinar gamma dapat digunakan untuk mengetahui komposisi serpih pada suatu formasi.


Gambar 1.1 Defleksi log gamma ray

     Pada lapisan permeabel yang bersih, kurva gamma ray menunjukkan intensitas radioaktif yang sangat rendah, terkecuali jika mempunyai komposisi mineral-mineral tertentu yang bersifat radioaktif. Sedangkan pada lapisan yang kotor, misal komposisi serpihan (shally), kurva gamma ray akan menunjukkan intensitas radioaktif yang tinggi.

      Batubara oleh log sinar gamma ditunjukkan dengan nilai yang sangat rendah. Hal ini disebabkan batubara berasal dari material organik sehingga tidak mempunyai unsur radioaktif.

     Log ini umumnya berada di sebelah kiri kolom kedalaman dengan satuan API unit (American Petroleum Institute). Log sinar gamma terutama digunakan untuk membedakan antara batuan reservoir dan non reservoir.

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes

     Kecamatan Bumiayu merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Secara geografis, Kecamatan Bumiayu terletak diantara 108°55′32.86″ hingga 109°02′52.91″ Bujur Timur dan 7°11′17.08″ hingga 7°18′37.13″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Bumiayu berbatasan langsung dengan Kecamatan Tonjong dan Sirampog di bagian utara, Kecamatan Paguyangan di bagian timur serta Kecamatan Bantarkawung di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes

     Kecamatan Bumiayu terdiri dari 15 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
  1. Desa Adisana
  2. Desa Bumiayu
  3. Desa Dukuhturi
  4. Desa Jatisawit
  5. Desa Kalierang
  6. Desa Kalilangkap
  7. Desa Kalinusu
  8. Desa Kalisumur
  9. Desa Kaliwadas
  10. Desa Langkap
  11. Desa Laren
  12. Desa Negaradaha
  13. Desa Pamijen
  14. Desa Penggarutan
  15. Desa Pruwatan
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Log Radioaktif

     Log Radioaktif menyelidiki intensitas radioaktif mineral yang mempunyai komposisi unsur radioaktif dalam suatu lapisan batuan dengan menggunakan suatu radioaktif tertentu. 


Gambar 1.1

Log Radioaktif terdiri atas beberapa macam

  1. Log Gamma Ray
    Log ini digunakan untuk mengukur intensitas radioaktif yang dipancarkan dari batuan yang didasarkan bahwa setiap batuan memiliki komposisi komponen radioaktif berbeda-beda.

  2. Log Densitas (RHOB)
    Log ini menunjukkan besarnya densitas dari batuan yang ditembus lubang bor.

  3. Log Neutron (NPHI)
    Log neutron berguna untuk menentukan besarnya porositas batuan.

<< Kembali ke materi sebelumnya

Share:

Perbedaan HTTP dan HTTPS

      Sekilas, HTTP dan HTTPS terlihat sama saja, namun jika di amati lebih lanjut, keduanya memiliki perbedaan, yaitu pada Tingkat keamanan transmisi data dan Port yang digunakan.
Gambar 1.1 Perbedaan HTTP dan HTTPS

>> Tingkat Keamanan Transmisi Data

     Perbedaan utama HTTPS dan HTTP adlah tingkat keamanannya. HTTP adalah protokol yang tidak sepenuhnya menjamin keamanan transmisi data antara server dan klien, sedangkan HTTPS menjamin penuh kemanannya karena HTTPS menggunakan protokol SSL atau Secure Socket Layer.

     Perlu diketahui, huruf "S" pada HTTPS berarti secure. Hal tersebut akan menjadikan tampilan berbeda pada browser yang menggunakan HTTPS. Tampilan beda tersebut adanya tambahan gambar gembok pada sebelah kiri URL. SSL sangat berguna untuk data yang bersifat rahasia dan penting.

     HTTPS banyak digunakan pada situs-situs perbankan, e-commerce, form registrasi, dan area bisnis lainnya yang sering mengalami eavesdropping dari pihak ketiga. Oleh sebab itu, sertifikasi SSL sangat diperlukan demi menjamin keamanan data yang ditransmisikan oleh klien.

     Dalam menjaga kemanannya, HTTPS mempertimbangkan tiga aspek, yaitu autentikasi server, kerahasiaan data, serta integritas data. Autentikasi server berguna untuk proses verifikasi bahwa klien secara sadar memang meminta data tersebut dengan cara berkomunikasi dengan server yang ditujunya.

     Data tersebut bersifat rahasia dan tidak tembus oleh pihak lain karena sudah melalui proses enkripsi. Dengan begitu, maka terdapat integritas data sebab telah divalidasi oleh Message Authentication Code atau MAC

>> Port Yang Digunakan

     Perbedaan yang selanjutnya adalah pada port yang digunakan oleh HTTP dan HTTPS. Port HTTP sendiri menggunakan port 80 sebagai port defaultnya sedangkan Port HTTPS menggunakan Port 443.

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes

     Kecamatan Bulakamba merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Secara geografis, Kecamatan Bulakamba terletak diantara 108°53′08.05″ hingga 108°59′50.73″ Bujur Timur dan 6°49′09.47″ hingga 6°56′40.72″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Bulakamba berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utara, Kecamatan Wanasari di bagian timur, Kecamatan Larangan dan Ketanggungan di bagian selatan, serta Kecamatan Kersana dan Tanjung di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes

     Kecamatan Bulakamba terdiri dari 19 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
  1. Desa Bangsri
  2. Deas Banjaratma
  3. Desa Bulakamba
  4. Desa Bulakparen
  5. Desa Bulusari
  6. Desa Cimohong
  7. Desa Cipelem
  8. Desa Dukuhlo
  9. Desa Grinting
  10. Desa Jubang
  11. Desa Karangsari
  12. Desa Kluwut
  13. Desa Luwungragi
  14. Desa Pakijangan
  15. Desa Petunjungan
  16. Desa Pulogading
  17. Desa Rancawuluh
  18. Desa Siwuluh
  19. Desa Tegalglagah
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Peta Administrasi Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes

          Kecamatan Brebes merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Secara geografis, Kecamatan Brebes terletak diantara 109°00′45.85″ hingga 109°06′14.72″ Bujur Timur dan 6°45′56.07″ hingga 6°55′27.85″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Brebes berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utara, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal di bagian timur, Kecamatan Jatibarang di bagian selatan serta Kecamatan Wanasari di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes

     Kecamatan Brebes terdiri dari 23 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.
  1. Desa Banjaranyar
  2. Desa Brebes
  3. Desa Gandasuli
  4. Desa Kaligangsa Kulon
  5. Desa Kaligangsa Wetan
  6. Desa Kalimati
  7. Desa Kaliwlingi
  8. Desa Kedunguter
  9. Desa Krasak
  10. Desa Lembarawa
  11. Desa Limbangan Kulon
  12. Desa Limbangan Wetan
  13. Desa Padasugih
  14. Desa Pagejugan
  15. Desa Pasar Batang
  16. Desa Pemaron
  17. Desa Pulosari
  18. Desa Randusanga Kulon
  19. Desa Randusanga Wetan
  20. Desa Sigambir
  21. Desa Tengki
  22. Desa Terlangu
  23. Desa Wangandalem
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Zona Infiltrasi

Ketika suatu formasi batuan di bor, air lumpur pemboran akan masuk kedalam formasi sehingga membentuk 3 zona yang terinvasi, yaitu:


Gambar 1.1

  • Flushed Zone
    Zona infiltrasi yang terletak paling dekat dengan lubang bor serta terisi oleh air filtrat lumpur yang mendesak komposisi semula (gas, minyak, ataupun air tawar).

  • Transition Zone
    Zona infiltrasi yang lebih dalam. Zona ini ditempati oleh campuran dari air filtrat lumpur dengan komposisi semula.

  • Uninvaded Zone
    Zona yang tidak mengalami infiltrasi dan terletak paling jauh dari lubang bor, serta seluruh pori-pori batuan terisi oleh komposisi semula.

Share:

Analisis Log Resistivitas

Resistivitas atau tahanan jenis suatu batuan adalah suatu kemampuan batuan untuk menghambat jalannya arus listrik yang mengalir melalui batuan tersebut (Thomer, 1984).

Sifat atau karakter batuan meliputi:

  • porositas
  • salinitas
  • jenis batuan

Gambar 1.1 Defleksi log resistivitas (Rider, 1996)


Ketiga karakter di atas bisa dianalisis sebagai berikut:
  • Pada lapisan permeabel yang memiliki komposisi air tawar, harga resistivitasnya tinggi, karena air tawar mempunyai salinitas rendah bahkan lebih rendah dari air filtrasi sehingga konduktivitasnya rendah.
  • Pada lapisan permeabel yang memiliki komposisi air asin, harga resistivitasnya rendah, karena air asin mempunyai salinitas yang tinggi, sehingga konduktivitasnya tinggi.
  • Pada lapisan yang memiliki komposisi hidrokarbon, resistivitasnya tinggi.
  • Pada lapisan yang memiliki komposisi sisipan shale, harga resistivitasnya menunjukkan penurunan yang selaras dengan persentase sisipan tersebut.
  • Pada lapisan kompak, harga resistivitas tinggi, karena lapisan kompak mempunyai porositas mendekati nol, sehingga celah antar butir yang menjadi media penghantar arus listrik relatif kecil.

Share:

Log Resistivitas

    Resistivitas atau tahanan jenis suatu batuan adalah suatu kemampuan batuan untuk menghambat jalannya arus listrik yang mengalir melalui batuan tersebut (Thomer, 1984). 

Nilai resistivitas rendah apabila batuan mudah untuk mengalirkan arus listrik, sedangkan nilai resistivitas tinggi apabila batuan sulit untuk mengalirkan arus listrik.

Gambar 1.1 Log Resistivitas

    Resistivitas kebalikan dari konduktivitas, satuan dari resistivitas adalah ohmeter (Ωm). Besarnya harga resistivitas (tinggi atau rendah) suatu batuan tergantung pada sifat karakter dari batuan tersebut. 

Nilai resistivitas pada suatu formasi bergantung dari (Chapman, 1976):
  • Salinitas air formasi
  • Jumlah air formasi yang ada
  • Struktur geometri pori-pori


Share:

Peta Administrasi Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes

          Kecamatan Bantarkawung merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Secara geografis, Kecamatan Bantarkawung terletak diantara 108° 48′ 39.91″ hingga 108° 59′ 09.62″ Bujur Timur dan 7°05′55.69″ hingga 7°20′05.89″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Bantarkawung berbatasan langsung dengan Kecamatan Ketanggungan dan Larangan di bagian utara, Kota Tegal, Kecamatan Tonjong, Bumiayu dan Paguyangan di bagian timur, Kabupaten Cilacap di bagian selatan serta Kecamatan Salem di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Bantarkawung

     Kecamatan Bantarkawung terdiri dari 17 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.
  1. Desa Bangbayang
  2. Desa Banjarsari
  3. Desa Bantarkawung
  4. Desa Bantarwaru
  5. Desa Cibentang
  6. Desa Cinanas
  7. Desa Jipang
  8. Desa Karangpari
  9. Desa Kebandungan
  10. Desa Legok
  11. Desa Pangebatan
  12. Desa Pengarasan
  13. Desa Sindangwangi
  14. Desa Tambakserang
  15. Desa Telaga
  16. Desa Terlaya
  17. Desa Waru
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Bentuk Kurva Log SP

     Log SP hanya dapat menunjukkan lapisan permeabel, namun tidak dapat mengukur harga absolut dari permeabilitas maupun porositas dari suatu formasi.

     Dari berbagai kondisi batuan dan komposisi yang ada di dalamnya, dikenal bentuk-bentuk kurva SP sebagai berikut:

  • Pada lapisan serpih (shale), kurva SP berbentuk garis lurus
  • Pada lapisan permebel yang memiliki komposisi air asin, defleksi kurvanya akan berkembang negatif, kearah kiri dari garis shale
  • Pada lapisan permeabel yang memiliki komposisi hidrokarbon, defleksi SP akan berkembang negatif
  • Pada lapisan permeabel yang memiliki komposisi air tawar, defleksi SP akan berkembang positif
     Agar lebih jelas, perhatikan gambar di bawah ini

Gambar 1.1 Pembacaan kurva log SP (Bassiouni, 1994)

<< Kembali ke materi sebelumnya


Share:

Perhitungan Sederhana Menggunakan Spreadsheet

     Spreadsheet sangat sering digunakan untuk melakukan perhitungan. Perhitungan yang paling sederhanapun dapat dilakukan di spreadsheet, yaitu penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*) dan pembagian (/) dengan konsep dasar matematika sama yang mana perkalian dan pembagian akan didahulukan.

     Dalam perhitungan yang dilakukan menggunakan spreadsheet, harus di awali dengan simbol sama dengan (=) yang dilanjutkan dengan perhitungannya. Sebagai contoh "=1+2" ketika di enter akan menghasilkan angka 3.
"=1+2"

Setelah di Enter

    Berlaku juga untuk perkalian maupun pembagian, diawali dengan sama dengan (=) dilanjutkan dengan perhitungannya.
"=1*5"

Setelah di enter




<< Kembali ke materi sebelumnya




Share:

Cara Kerja HTTP

     Pada model Client-Server, client selalu memulai request dari server menggunakan aplikasi misalnya browser. Browser berperan sebagai client dan web server adalah servernya. Jika di analogikan browser meminta tolong seperti "tolong tampilkan saya web http://neededthing.blogspot.com", kemudian server akan merespon yang diminta client dengan balasan "berikut halaman yang diminta", atau "maaf, halaman tidak tersedia". Sehingga apa yang diminta oleh client akan dimunculkan sesuai dengan permintaan.
Gambar 1.1 HTTP

     Setelah memberjikan respon seperti skema di atas, permintaan client yang di buat tidak akan di ingat oleh web server, sehingga apabila proses permintaan HTTP diulang, maka prosesnya akan dimulai dari awal lagi.

Share:

Fungsi HTTP

     Jika dipahami dengan bahasa yang mudah, HTTP ini berfungsi untuk melakukan permintaan kepada server melalui aplikasi browser. Jika diketikkan sebuah URL website, maka protokol HTTP akan meneruskannya ke server, selanjutnya server akan memberikan respon atas perintah yang diminta. Bentuk respon dari server menampilkan halaman website yang telah diinputkan URL-nya. Selain hal tersebut, ketika file diunduh dari website, itu merupakan peran salah satu HTTP dan termasuk dalam transfer gambar, video, dokumen dan file dalam bentuk lainnya.
Gambar 1.1 HTTPS

     Sebenarnya HTTP juga dapat mengirimkan setiap data dengan aman, tetapi harus melalui proses enkripsi, setelah itu akan berubah menjadi HTTPS, atau HyperText Transfer Protocol Secure. Secara umum HTTP dan HTTPS hanya ada beberapa perbedaan salah satunya adalah jika HTTPS sudah terpasang sertifikat SSL dan akan mengenkripsi setiap informasi sebelum dikirimkan.

Share:

Kegunaan Log SP

Kurva log SP tidak mampu secara tepat mengukur ketebalan lapisan karena sifatnya yang lentur. Perubahan dari posisi garis dasar serpih (Shale Base Line) ke garis permeabel tidak tajam melainkan halus, sehingga garis batas antara lapisan tidak mudah ditentukan.

Gambar 1.1 Penentuan pembacaan lapisan permeabilitas (Rider, 2000)

Menurut (EXLOG, 1980) kegunaan Log SP antara lain:

  1. Identifikasi lapisan-lapisan permeabel
  2. Mencari batas-batas lapisan permeabel dan korelasi antar sumur berdasarkan batasan lapisan tersebut
  3. Menentukan nilai resistivitas air-formasi (Rw)
  4. Memberikan indikasi kualitatif lapisan serpih

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes

          Kecamatan Banjarharjo merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Secara geografis, Kecamatan Banjarharjo terletak diantara 108°45′35.86″ hingga 108°51′57.04″ Bujur Timur dan 6°56′13.63″ hingga 7°07′30.05″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Banjarharjo berbatasan langsung dengan Kecamatan Losari, Tanjung dan Kersana di bagian utara, Kecamatan Ketanggungan di bagian timur, Kecamatan Salem di bagian selatan serta Provinsi Jawa Barat di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Banjarharjo

     Kecamatan Banjarharjo terdiri dari 25 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes.
  1. Desa Bandungsari
  2. Desa Banjar Lor
  3. Desa Banjarharjo
  4. Desa Blandongan
  5. Desa Ciawi
  6. Desa Cibedung
  7. Desa Cibuniwangi
  8. Desa Cigadung
  9. Desa Cihaur
  10. Desa Cikakak
  11. Desa Cikuya
  12. Desa Cimunding
  13. Desa Cipajang
  14. Desa Dukuhjeruk
  15. Desa Karangmaja
  16. Desa Kertasari
  17. Desa Kubangjero
  18. Desa Malahayu
  19. Desa Parireja
  20. Desa Penanggapan
  21. Desa Pende
  22. Desa Sindangheula
  23. Desa Sukareja
  24. Desa Tegalreja
  25. Desa Tiwulandu
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Log Spontaneus Potential (SP)

     Log Spontaneus Potensial atau di sebut juga Log SP mengukur perbedaan potensial dari suatu elektroda yang berjalan dalam lubang bor dengan elektroda yang tetap di permukaan, keterangan elektroda melewati berbagai jenis batuan yang berbeda sifat serta komposisinya (Dewan, 1983).


Gambar 1.1 Log SP

     Beda potensial ini disebabkan karena perbedaan elektrokimia antara air di dalam formasi dan lumpur pemboran, akibat adanya perbedaan salinitas antara lumpur dan komposisi dalam batuan maka akan menimbulkan defleksi positif atau negatif dari kurva ini (Bassiouni, 1994).

     Log SP hanya dapat menujukkan lapisan permeabel, namun tidak dapat mengukur harga absolut dari permeabilitas maupun porositas dari suatu formasi, air lumpur pemboran, ketebalan formasi, dan parameter lain.

     Jadi, jika salinitas komposisi dalam lapisan lebih besar dari salinitas lumpur, maka kurva SP akan berkembang negatif dan sebaliknya. Jika salinitas komposisi dalam lapisan sama dengan salinitas lumpur, maka defleksi kurva SP akan berbentuk garis lurus sebagaimana pada shale (Doveton, 1986).




Share:

Log Listrik (Electrical Log)

Log Listrik (Electrical Log) merupakan suatu jenis log yang digunakan untuk mengukur sifat kelistrikan batuan, yaitu untuk mengukur resistivitas atau tahanan jenis batuan dan juga potensial diri dari batuan.

Log listrik terdiri dari log resistivitas dan log SP (Spontaneous Potential).

  1. Log Spontaneus Potential (SP)
    Log SP mengukur perbedaan potensial dari suatu elektroda yang berjalan dalam lubang bor dengan elektroda yang tetap di permukaan, keterangan elektroda melewati berbagai jenis batuan yang berbeda sifat serta komposisinya (Dewan, 1983).


    Gambar 1.1 Log SP


  2. Log Resistivitas
    Log Resistivitas merupakan rekaman yang dihasilkan dari pengukuran tahanan jenis batuan atau suatu kemampuan batuan untuk menghambat jalannya arus listrik yang mengalir melalui batuan tersebut.


    Gambar 1.2 Log Resistivitas

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali

          Kecamatan Selo merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Boyolali. Secara geografis, Kecamatan Selo terletak diantara 110°22′47.89″ hingga 110°31′09.60″ Bujur Timur dan 7°27′14.26″ hingga 7°32′31.91″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Selo berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang dan Kecamatan Ampel di bagian utara, Kecamatan Cepogo di bagian timur, Kecamatan Musuk, Kabupaten Klaten dan Provinsi Yogyakarta di bagian selatan serta Kabupaten Magelang di bagian barat.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Selo

     Kecamatan Selo terdiri dari 10 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
  1. Desa Jeruk
  2. Desa Jrakah
  3. Desa Klakah
  4. Desa Lencoh
  5. Desa Samiran
  6. Desa Selo
  7. Desa Senden
  8. Desa Suroteleng
  9. Desa Tarubatang
  10. Desa Tlogolele
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Pengertian HTTP

     Hupertext Transfer Protocol atau sering disebut HTTP merupakan sebuah protokol yang dipakai untuk menghubungkan ke web server pada internet, atau local network. HTTP adalah protokol yang dipakai untuk mentransfer file seperti teks, gambar, video dan file  multimedia lainnya, serta membuat halaman web menggunakan tautan hypertext melalui world wide web (WWW).
Gambar 1.1 Pengertian HTTP

     Ditemukan oleh tim Berners-Lee saat bekerja di CERN pada tahun 1989 dan sekarang HTTP sudah menjadi standar resmi yang digunakan untuk pertukaran data. Pada dasarnya, HTTP adalah protokol yang berjalan pada layer teratas TCP, dan HTTP juga berperan sebagai 'jalan' untuk permintaan yang dilakukan client, dan respon yang diberikan oleh server.

     Setiap permintaan HTTP dilakukan memuat beberapa jenis data yang dikodekan dan memuat informasi seperti HTTP version, URL, HTTP Method, request header HTTP, dan Optional HTTP body. Kemudian ada respon yang akan diterima web client (browser) dari server terhadap permintaan HTTP.

Share:

Google File

     Google file merupakan salah satu feature dari Google yang disediakan untuk pengguna google dalam melakukan pengolahan data baik berupa text, angka maupun gambar. Selain itu google file juga bisa digunakan oleh user-user yang telah dibagikan sehingga dalam melakukan editing bisa secara realtime semua pengakses melihat editing.
Gambar 1.1 Google File

Berikut daftar tutorial yang kami sajikan.

Untuk tutorial yang mungkin ingin di mengerti, bisa disampaikan dengan click di sini



Share:

Clinic Bimbel

Popular Posts

Blog Archive

Followers