Metamorfisme Lokal

     Metamorfisme lokal merupakan metamorfisme yang terjadi pada daerah yang sempit hanya berkisar beberapa meter hingga kilometer saja. Metamorfisme lokal ini terbagi menjadi enam jenis, diantaranya adalah
Gambar 1. Jenis-jenis dan Letak Metamorfosa

Metamorfisme Kontak

     Merupakan metamorfisme pada batuan yang mengalami kontak dengan batuan beku intrusif maupun ekstrusif. Perubahan tersebut terjadi karena adanya pemanasan dari magma. Proses yang terjadi pada metamorfisme ini adalah rekristalisasi, reaksi antar mineral, reaksi antar mineral dan fluida sebagai pengganti atau penambah material. Batuan pada metamorfosa ini biasanya memiliki butiran yang relatif halus.

Pirometamorfisme/Metamorfisme Thermal

    Merupakan metamorfisme merupakan jenis khusus dari metamorfisme lokal, dimana batuan pada metamorfisme ini mengalami kontak langsung dengan magma dan meninggalkan efek hasil temperatur yang sangat tinggi pada kondisi vulkanik atau quasi vulkanik. Contoh pada Xenolith atau Zendike.

Metamorfisme Kataklastik

     Merupakan metamorfisme pada zona yang mengalami deformasi intensif, seperti patahan. Proses yang terjadi pada metamorfisme ini murni karena adanya gaya mekanis yang mengakibatkan adanya penggerusan dan sranulasi batuan. Batuan yang dihasilkan pada metamorfisme ini berupa batuan non foliasi, seperti breccia fault gauge atau milonit.

Metamorfisme Hidrothermal

     Merupakan metamorfisme pada batuan yang mengalami perubahan karena adanya perkolasi fluida atau gas panas pada jaringan antar butir atau pada retakan-retakan batuan. Proses yang terjadi pada metamorfisme ini adalah perubahan komposisi mineral dan kimia batua mineral yang dipengaruhi oleh confining pressure.

Metamorfisme Impact

     Merupakan metamorfisme yang terjadi akibat adanya tabrakan hypervelocity sebuah meteorit. Kisaran waktu pembentukannya hanya beberapa mikrodetik dan umumnya ditandai dengan terbentuknya costie dan stishovite.

Metamorfisme Retrogade/Diaropetris

     Merupakan metamorfisme yang terjadi akibat adanya penurunan temperatur sehingga kumpulan mineral metamorfisme tingkat tinggi berubah menjadi kumpulan mineral stabil pada temperatur yang lebih rendah.

Bucher, Kurt dan Frey, Martin. 2000. Petrogenesis of Metamorphic Rocks. German: Springer, Berlin, Heidelberg.


Share:

No comments:

Post a Comment

Clinic Bimbel

Popular Posts

Blog Archive

Followers