Sifat Batuan Terhadap Airtanah

     Setelah terjadi proses infiltrasi, air akan tersimpan di bawah permukaan yang di kenal dengan airtanah. Airtanah ini berada di bawah permukaan pada rongga-rongga batuan. Berdasarkan sifatnya terhadap airtanah, batuan dibedakan menjadi empat jenis, yaitu akuifer, akuitar, akuiklud dan akuifug.

     Akuifer merupakan tempat yang paling banyak memiliki air karena pada akuifer, batuan dapat menyimpan dan menyalurkan airtanah dalam jumlah yang banyakperti batupasir. Akuitar merupakan lapisan yang hanya dapat menyimpan airtanah tetapi tidak dapat mengalirkan air dalam jumlah yang berarti seperti batulempug dan batulanau. Akuiklud merupakan lapisan batuan yang dapat menyimpan air tetapi tidak dapat meloloskan air seperti lempung dan shale. Akuifug merupakan lapisan yang tidak dapat menyimpan maupun mengalirkan air seperti pada batuan intrusi dan batuan beku masif.

     Akuifer terbagi menjadi dua jenis yaitu akuifer bebas dan akuifer tertekan. Akuifer bebas tidak di batasi oleh batuan permeable diatasnya atau yang dikenal dengan akuiklud. Akuifer bebas juga merupakan batas zona air jenuh (muka airtanah). Akuifer tertekan berada diantara dua lapisan akuiklud. Akuifer umumnya memiliki material dengan ukuran pasir karena pada pasir terdapat porositas yang dapat mengyimpan dan mengalirkan air.

Share:

No comments:

Post a Comment

Clinic Bimbel

Popular Posts

Blog Archive

Followers