• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Batuan Beku Korok (Hipabisal/Intrusif)

     Batuan beku korok (Hipabisal) merupakan batuan beku yang mengalami pembekuan di pipa-pipa gunungapi atau pada rekahan-rekahan yang ada. Intrusi merupakan kejadian bergeraknya magma melalui rekahan-rekahan yang terbentuk pada daerah gunungapi. Berdasarkan pergerakan magmanya, intrusi terbagi menjadi dua, yaitu konkordan dan diskordan.
Gambar 1. Bagan Struktur Batuan Intrusif

Konkordan

Merupakan tubuh batuan beku intrusif dimana pergerakan magmanya sejajar dengan perlapisan di sekitarnya. Berikut ini adalah jenis-jenis tubuh batuan dari konkordan:
  1. Sill, merupakan tubuh batuan yang berupa lembaran dan sejajar dengan batuan disekitarnya
  2. Laccolith, merupakan tubuh batuan beku yang berbentuk kubah (dome) dimana perlapisan awalnya datar menjadi melengkung di bagian atas yang disebabkan karena penerobosan magma.
  3. Lapolith, merupakan tubuh batuan beku yang berbentuk kubah seperti Laccolith hanya saja yang mengalami lengkungan bagian bawah lapisan.
  4. Paccolith, merupakan tubuh batuan beku yang menempati sinklin atau antiklin yang telah terbentuk sebelumnya

Diskordan

Merupakan tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan di sekitarnya. Berikut ini adalah jenis-jenis tubuh batuan dari diskordan: 
  1. Dike, merupakan tubuh batuan yang memotong perlapisan disekitarnya dan berbentuk tabular atau memanjang.
  2. Batolith, merupakan tubuh batuan yang memiliki ukuran sangat besar, yaitu > 100 km dan terbentuk pada kedalaman yang dalam.
  3. Stock, merupakan tubuh batuan yang mirip dengan batolith tetapi ukurannya lebih kecil dan nampak di permukaan. 


Share:

Pengukuran Geolistrik Desa Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

     Pengukuran geolistrik yang dilakukan di Desa Meteseh, Kecamatan Tembalang bertujuan untuk mengetahui kondisi bawah permukaan dan akan digunakan untuk menentukan lokasi pemboran sumur dalam. Pengukuran geolistrik dilakukan dengan menggunakan konfigurasi schlumberger dengan bentangan total 400 meter pada dua titik lokasi. 
Gambar 1. Korelasi hasil pengukuran geolistrik

     Setelah dilakukan pengolahan terhadap data lapangan yang di dapatkan, Desa Meteseh terdiri dari tiga satuan, yaitu lempung, lempung pasiran dan pasir. Dari hasil pengolahan yang dilakukan pengambilan airtanah dapat dilakukan dari mulai kedalaman 60 meter. Pengeboran dapat dilakukan pada kedalaman 90 meter dengan head pompa pada kedalaman 80 meter.



Share:

Peta Penurunan Muka Airtanah

     Peta Muka Airtanah merupakan peta yang menyajikan kontur muka airtanah pada suatu daerah. Penurunan muka airtanah adalah selisih muka airtanah awal dan muka airtanah setelah terjadi penurunan sehingga dapat mengetahui persebaran penurunannya dan penanganan terbaik. Pembuatan peta Penurunan ini dilakukan menggunakan data sumur rekam yang ada di lokasi penelitian dan kemudian dilakukan pengolahan menggunakan surfer sehingga dapat disajikan dalam bentuk peta.

Gambar 1. Peta Penurunan Muka Airtanah

     Penurunan muka airtanah dapat terjadi karena pengambilan yang terus menerus tanpa adanya recovery. Penurunan muka airtanah dapat diantisipasi dengan melakukan penanganan pada daerah yang lebih tinggi yaitu dengan cara membuat sumur resapan agar air hujan dapat terinfiltrasi secara maksimal dan dapat melakukan pengisian terhadap airtanah di bawahnya.

Share:

Batuan Beku Luar (Ekstrusif)

      Batuan beku luar atau ekstrusif terkenal dengan sebutan batuan vulkanik dimana proses pembekuan magmanya terjadi di atas permukaan bumi (kerak bumi). Keluarnya magma terjadi karena adanya rekahan di sekitar dapur magma sehingga dapat menjadi jalan keluarnya magma. Pembekuan batuan beku ekstrusif relative sangat singkat sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk membentuk kristal-kristal mineral.
Gambar 1. Batuan Beku Ekstrusif

     Batuan beku estrusif dapat diidentifikasi berdasarkans struktur dan tekstur batuan. Batuan beku ekstrusif memiliki tingkat granularitas afanit karena mineralnya tidak terlihat dan diidentifikasi selain itu juga terdapat batuan yang derajat kristalinitasnya berupa holohyalin dimana komposisinya terdiri dari 100% gelasan. Batuan beku esktrusif memiliki struktur paling banyak diantara batuan beku lain. Berikut adalah struktur yang dimiliki oleh batuan beku ekstrusif:
  • Masif/padat dimana batuan tidak memilik lubang pada batuan.
  • Vsicular dimana batuan memiliki lubang-lubang yang sejajar.
  • Skoria dimana batuan memiliki lubang-lubang yang saling berhubungan
  • Amigdaloidal dimana batuan memiliki lubang yang telah terisi oleh mineral atau batuan lain setelah batuan tersebut terbentuk.

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Ungaran Timur merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Secara geografis, Kecamatan Ungaran Timur terletak diantara 110 24' 10" hingga 110 30' 10" Bujur Timur dan 7 4' 42" hingga 7 10' 15" Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Ungaran Timur berbatasan langsung dengan Kota Semarang di bagian utara, Kabupaten Demak di bagian timur, Kecamatan Pringapus dan Bergas di bagian selatan dan Kecamatan Ungaran Barat di bagian barat.
Gambar 1. Peta Administrasi Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Ungaran Timur terdiri dari 10 desa dan kelurahan. Berikut merupakan daftar desa dan kelurahan Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
  1. Desa Beji
  2. Desa Gedanganak
  3. Desa Kalikayen
  4. Desa Kalirejo
  5. Desa Kalongan
  6. Desa Kawengen
  7. Desa Leyangan
  8. Desa Mluweh
  9. Desa Sidomulyo
  10. Desa Susukan
Share:

Pembuatan Peta Tutupan Lahan Blorong dan Sekitarnya

     Pembuatan Peta Tutupan lahan atau sering disebut Peta Tataguna Lahan ini dilakukan pada areal sungai Blorong dan sekitarnya yang bertujuan untuk menentukan pencemaran areal sekitar terhadap Sungai Blorong. Pembuatan peta ini dilakukan dengan data citra terkini sehingga menghasilkan data yang aktual dan up to date.
Gambar 1. Peta Tataguna Lahan Sungai Blorong dan Sekitarnya

     Hasil dari pembuatan peta ini berupa layout peta serta luasan pada tiap polygon yang ada di dalamnya. Luasan tersebut akan digunakan sebagai statistik dalam perhitungan area pencemaran sehingga dapat ditemukan nilai aktual pencemaran pada muara sungai terhitung dari Kedung Pengilon.

--> Jasa Pembuatan Peta
--> Jasa Pemetaan
Share:

Peta Administrasi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Ungaran Barat merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Secara geografis, Kecamatan Ungaran Barat terletak diantara 110 20' 53" hingga 110 25' 11" Bujur Timur dan 7 5' 39" hingga 7 10' 22" Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Ungaran Barat berbatasan langsung dengan Kota Semarang di bagian utara, Kecamatan Ungaran Timur di bagian timur, Kecamatan Bergas di bagian selatan dan Kabupaten Kendal di bagian barat.
Gambar 1. Peta Administrasi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Ungaran Barat terdiri dari 11 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang
  1. Desa Bandarjo
  2. Desa Branjang
  3. Desa Candirejo
  4. Desa Genuk
  5. Desa Gogik
  6. Desa Kalisidi
  7. Desa Keji
  8. Desa Langensari
  9. Desa Lerep
  10. Desa Nyatnyono
  11. Desa Ungaran

Share:

Collection Shopee

Popular Posts

Arsip Blog

Pengikut