• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Peta Administrasi Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Pringapus merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Secara geografis, Kecamatan Pringapus terletak diantara 110 26' 10" hingga 110 33' 41" Bujur Timur dan 7⁰ 6' 45" hingga 7 13' 4" Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Pringapus berbatasan langsung dengan Kabupaten Demak di bagian utara, Kabupaten Grobogan di bagian timur, Kecamatan Bringin, Tuntang dan Bawen di bagian selatan serta Kecamtan Bergas di bagian barat.
Gambar 1. Peta Administrasi Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Pringapus terdiri dari 9 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang:
  1. Desa Candirejo
  2. Desa Derekan
  3. Desa Jatirunggo
  4. Desa Klepu
  5. Desa Penawangan
  6. Desa Pringapus
  7. Desa Pringsari
  8. Desa Wonorejo
  9. Desa Wonoyoso

Share:

Warna Batuan Beku

     Warna batuan sangat erat hubungannya dengan komposisi mineral penyusun. Mineral penyusun batuan dipengaruhi oleh komposisi magma asal, sehingga dari warna diketahui jenis magma pembentuknya.
Gambar 1. Batuan beku Felsik

  • Batuan beku berwarna cerah, umumnya adalah batuan beku yang tersusun atas mineral-mineral felsik (asam) seperti kuarsa, Ortoklas, plagioklas dan muskovit
  • Batuan beku berwarna hijau kehitaman umumnya adalah batuan beku basa dengan mineral penyusun dominan adalah mineral mafik (basa) seperti olivin, piroksen, amphibol/hornblende dan biotit.
  • Batuan beku berwarna gelap sampai hitam umumnya batuan beku bersifat intermediate dimana jumlah mineral mafik dan felsiknya hampir sebanding.
  • Batuan beku berwarna hijau kelam dan biasanya monomineralik disebut batuan beku ultrabasa dengan komposisi hampir semuanya mineral mafik.
Share:

Peta Administrasi Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Pabelan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Secara geografis, Kecamatan Pabelan terletak diantara 110 29' 36" hingga 110 35' 14" Bujur Timur dan 7 15' 24" hingga 7 20' 45" Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Pabelan berbatasan langsung dengan Kecamatan Bringin di bagian utara, Kecamatan Bancak dan Suruh di bagian timur, Kecamatan Tengaran di bagian selatan dan Kabupaten Salatiga di bagian barat.
Gambar 1. Peta Administrasi Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang

     Kecamatan Pabelan terdiri dari 17 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang:
  1. Desa Bejaten
  2. Desa Bendungan
  3. Desa Giling
  4. Desa Glawang
  5. Desa Jembrak
  6. Desa Kadirejo
  7. Desa Karanggondang
  8. Desa Kauman Lor
  9. Desa Pabelan
  10. Desa Padaan
  11. Desa Segiri
  12. Desa Semowo
  13. Desa Sukoharjo
  14. Desa Sumberejo
  15. Desa Terban
  16. Desa Tukang
  17. Desa Ujung-ujung

Share:

Inti Bumi (Core)

     Inti bumi merupakan lapisan paling dalam dari bumi. Menurut teori bumi oval, inti bumi terletak di bagian tengah dari bumi dengan kedalaman dari 2900 km hingga pada pusat kedalaman 6300 km. Suhu inti bumi mencapai 2000 C di bagian luar inti dan 4500 C di bagian tengah inti.
Gambar 1. Lapisan Bumi

     Pada tahun 1930-an, Inge Lehmann seorang ahli seismologi dari Denmark menjumpai tanda-tanda gelombang kompresi, yaitu gelombang yang mendorong bolak-balik melalui tubuh planet pada bacaan seismik gempa besar yang terjadi di Selandia Baru. Hal tersebut memberinya kesimpulan bahwa inti bumi pada dasarnya memiliki sifat padat.

     Selain Lehmann, penelitian juga dilakukan oleh Australian National University dengan menganalisis gelombang seismik beramplitudo rendah, yaitu J-phase (gelombang yang dapat melewati inti planet). Dengan metode tersebut, dapat diketahui secara mendetail susunan lapisan inti bumi. Berdasarkan hasil penelitiannya, inti bumi dibagi menjadi dua golongan, yaitu
  • Inti bumi bagian luar (Outer core), terletak mulai dari kedalaman 2900 km hingga 5100 km yang tersusun dari logam padat.
  • Inti bumi bagian dalam (Inner core), terletak mulail dari kedalaman 5100 km hingga 6300 km yang tersusun dari logam cair.
     Lapisan inti bumi tersebut terpisahkan oleh sebuah lapisan khayal yang disebut dengan Lehmann Discontinuity. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, inti bumi tersusun atas senyawa nikel dan besi.


Share:

Mantel Bumi (Mantle)

     Mantel bumi merupakan lapisan tengah diantara kerak bumi dan inti bumi yang menyelimuti inti bumi. Mantel bumi memiliki ketebalan paling tebal diantara semua lapisan. Ketebalan mantel bumi dapat mencapai 3000 km dengan suhu mencapai 3000 C. Mantel bumi memiliki volume terbesar diantara lapisan lain dan mencapai 80% dari volume keseluruhan bumi.
Gambar 1. Mantel dan Arah arus konfeksi

     Secara umum mantel terbagi menjadi dua golongan yang di bedakan berdasarkan sifat dan suhunya, yaitu mantel atas dan mantel bawah.
  • Mantel atas berada di bagian luar dari mantel. Mantel atas berada pada kedalaman 400 km dengan sifat yang plastis. Sifat plastis yang dimiliki mantel bagian atas disebabkan karena suhu dan tekanannya setimbang. Pada bagian mantel atas, terjadi arus konfeksi yang mampu menggerakkan lapisan diatasnya sehingga menimbulkan munculnya struktur-struktur geologi yang mampu membentuk rona bumi saat ini.
  • Mantel bawah berada di bagian dalam dari mantel. Mantel bawah berada pada kedalaman 2900 km dengan suhu mencapai 3000 C. Mantel atas memiliki sifat padat. Hal tersebut disebabkan oleh perbandingan tekanan yang lebih besar dari pada suhunya.
     Mantel bumi secara keseluruhan memilik dominasi komposisi berupa magnesium, besi, alumunium, kalium, silikon dan oksigen.

Share:

Kerak Bumi (Crust)

     Kerak bumi merupakan lapisan bumi paling luar yang bersamaan dengan mantel bumi membentuk lapisan litosfer. Ketebalan kedua lapisan ini mencapai 80 kilometer. Lapisan kerak bumi merupakan lapisan dimana semua makhluk hidup. Selain itu, kerak bumi juga menjadi lapisan bumi yang paling sering bergerak. Pergerakan kerak bumi disebabkan karena adanya arus konfeksi yang ada pada mantel bumi sehingga menyebabkannya bergerak. Pergerakan tersebut akan menyebabkan munculnya struktur geologi sehingga menghasilkan rona bumi sampai seperti saat ini.
Gambar 1. Bumi

     Kerak bumi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kerak samudera dan kerak benua. Kerak samudera merupakan kerak bumi yang wilayahnya tertutupi oleh perairan dengan ketebalan lapisan 5 hingga 10 km, sedangkan kerak benua merupakan kerak bumi yang wilayahnya didominasi oleh batuan granit dengan ketebalan 20 hingga 70 km.

     Suhu kerak bumi, bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Setiap kilometer suhu naik kurang lebih 30 C namun gradien suhu akan menurun seiring bertambahnya kedalaman. Pada batas bawah kerak bumi temperaturnya mencapai 1100 C.

     Kerak bumi terdiri dari beberapa unsur, yaitu Oksigen (O) (46,6%), Silikon (Si) (27,7%), Aluminium (Al) (8,1%), Besi (Fe) (5,0%), Kalsium (Ca) (3,6%), Natrium (Na) (2,8%), Kalium (K) (2,6%) dan Magnesium (Mg) (2,1%).


Share:

Bumi dan Struktur Bumi

     Bumi merupakan salah satu planet dalam tatasurya yang berada di urutan ketiga setelah planet Merkurius dan planet Venu. Bumi merupakan satu-satunya planet dalam tata surya yang menunjang kehidupan. Bumi sendiri memiliki panjnang diameter perkiraan 12.742 km dengan perkiraan volume total 1,08321 X 10 km.
Gambar 1. Struktur Bumi

     Diameter Bumi yang panjang memiliki beberapa jenis layer dimana pada layer tersebut memiliki perbedaan baik dari sifat, bentuk hingga komposisinya. Bumi terdiri dari tiga layer utama, yaitu Kerak (Crust), Mantel (Mantle) dan Inti (Core) yang memiliki susunan di mana susunan tersebut sering dikenal dengan Struktur Bumi. Susunan bumi terdiri dari kerak berada di bagian paling luar yang menopang kehidupan, mantel berada di tengah dan inti yang berada di bagian paling dalam.


Share:

Collection Shopee

Popular Posts

Arsip Blog

Pengikut