• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Lankah-langkah Deskripsi Lapangan Batuan Sedimen


Dalam pengamatan, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan. Hal-hal tersebut dapat berhubungan satu sama lain dan harus sesuai urutan dalam melakukan perekaman data agar data yang di catat sesuai dan dapat dibaca hingga di pahami oleh orang lain. Berikut adalah langkah untuk melakukan pencatatan atau recording pada lapangan dengan komposisi utama batuan sedimen.

1.             Menuliskan secara detail mengenai lokasi pengamatan. Catat segala hal yang ada pada singkapan menggunakan Buku Catatan Lapangan, gambarkan dan foto untuk melengkapinya. Jika terdapat lipatan, amati stratanya dan gambar log litologinya bila perlu.
2.             Identifikasi litologinya baik mineral penyusun dan komposisi batuannya.
3.             Periksa tekstur batuan yang ada, meliputi:
a.              Warna litologi
b.             Ukuran butir
c.              Bentuk butir
d.             Kebundaran
e.              Sortasi
4.             Memperhatikan struktur sedimen pada bagian atas lapisan, pada tubuh lapisan dan pada bagian bawah lapisan.
5.             Catat geometri lapisan sedimen dan tentukan hubungan antar satuan litologi yang ada di daerah pengamatan.
6.             Cari kehadiran fosil untuk memperkirakan umur litologi
7.             Ukur struktur yang dapat menunjukkan paleocurrent.
8.             Pertimbangkan lithofasies, proses pengendapan, intepretasi sekilas mengenai lingkungan pengendapan dan paleogeografi.

9.             Bawa semua data termasuk sample untuk dilakukan analisis lebih lanjut di Lab.
Share:

Peta Administrasi Kecamatan Cepiring

      Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal terletak pada 6° 51’ 30” - 6° 57’ 40” LS Lintang Selatan dan 110° 07’ 45” - 110° 10’ 30” Bujur Timur  dengan elevasi 0 hingga 11 mdpl dan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal dan berada di bagian utara Kabupaten Kendal berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utaranya, Kecamatan Kangkung di bagian barat, Kecamatan Patebon di bagian timur dan Kecamatan Geemuh di bagian selatan.


Kecamatan Cepiring terdiri dari 15 Desa, yaitu:
  1. Desa Botomulyo
  2. Desa Cepiring
  3. Desa Damarsari
  4. Desa Gondang
  5. Desa Juwiring
  6. Desa Kaliayu
  7. Desa Kalirandu Gede
  8. Desa Karangayu
  9. Desa Karangsuno
  10. Desa Korowelang Anyar
  11. Desa Korowelang Kulon
  12. Desa Margorejo
  13. Desa Pandes
  14. Desa Podosari
  15. Desa Sidomulyo
Share:

Aspek Penting dalam Lapangan Sedimentologi



Terdapat 6 aspek utama yang harus di catat ketika melakukan pengamatan pada daerah dengan komposisi utama batuan sedimen, yaitu
  • Litologi, aspek ini sangat penting dan menjadi aspek utama yang harus di catatkan dimana pencatatan meliputi komposisi dan mineralogi dari sedimen tersebut.
  • Tekstur batuan, aspek ini dilihat dari fitur dan susunan dari butir batuan sedimen. Bagian paling utama dan paling penting pada tekstur adalah ukuran butir dan keterdapatannya sehingga dapat sedikit menjawab lingkungan yang membentuk daerah tersebut.
  • Struktur sedimen, aspek ini berada pada tubuh dari lapisan dengan pengamatan yang harus menyeluruh melihat seluruh tubuh dari batuan tersebut. Struktur sedimen ini sangat penting karena pada struktur sedimen terdapat catatan mengenai arus purba yang menyebabkan terbentuknya lapisan tersebut.
  • Warna batuan sedimen
  • Geometri dan hubungan lapisan sedimen satu dengan yang lain. Hubungan lapisan ini terdapat catatan mengenai jeda umur pada hubungan lapisan tersebut apakah ada jeda pengendapan atau tidak.
  • Kehadiran fossil, aspek ini sangat penting karena pada aspek ini terdapat catatan umur dari batuan tersebut yang dapat dilihat dari fossil menggunakan fossil index.


Share:

Peralatan Lapangan

     Bagi geologist, lapangan merupakan sesuatu kegiatan yang sangat penting. Setiap geologist pasti pernah bahkan mungkin ada yang sampai akhir hayatnya menekuni pekerjaan lapangan. Dalam kegiatan lapangan, selain perlengkapan pribadi seperti pakaian, sepatu, topi dan lain sebagainya, diperlukan perlengkapan yang digunakan untuk pekerjaan lapangan. Berikut adalah daftar perlengkapan geologi yang penting:

  • Kompas, dilengkapi dengan clinometer dan horizontal levellin;
  • Palu geologi dan pahat;
  • Lensa pembesar (loupe/hand-lens);
  • Buku catatan lapangan, alat-alat tulis, mistar dan busur derajat;
  • Peta dasar topografi dan foto udara, atau citra inderaja yang lain;
  • Clipboard atau map untuk peta/foto udara;
  • Pita atau tali ukur;
  • Komparator dan skala;
  • Larutan asam hidrokhlorik (HCl);
  • Kantong untuk contoh batuan;
  • Tas lapangan;
  • Kamera;
  • GPS.
> Buku catatan lapangan
  Buku catatan lapangan pada dasarnya adalah buku tulis yang cukup baik, berukuran sedang, yang praktis dipakai di lapangan, dan sebaiknya dengan kulit buku yang tebal. Alat-alat tulis meliputi; pensil (HB atau 2H), pena atau ballpen, pensil berwarna, penghapus, mistar segitiga, busur derajat, peruncing pensil, dan “marker pen”, yang sangat berguna untuk menandai contoh batuan.



> Palu Geologi
  Palu ini terdiri dari dua jenis palu yaitu pick point dan chisel point dengan fungsi yang berbeda. Pick point digunakan untuk pengambilan pada batuan beku dan chisel point digunakan untuk pengambilan batuan sedimen.

> Kompas
  Kompas yang digunakan merupakan kompas geologi. Kompas geologi ini berbeda dengan kompas biasa. kompas biasa tidak dapat digunakan untuk melakukan pengukuran strike dip yang menjadi fungsi utama dari kompas geologi.

> Peta
  Peta merupakan salah satu peralatan yang sangat wajib untuk dibawa. Tanpa peta geologist tidak akan dapat bergerak dan menentukan lokasi.

> Plastik sampel
  Plastik sampel ini digunakan untuk membungkus sampel yang diambil pada saat pengamatan. Plastik sampel ini sangat penting agar setiap sampel batuan tidak bercampur dengan sampel lain dan membedakannya dengan sampel lainnya.

> Tas Ransel
  Tas ini harus ada untuk membawa keperluan primer geologist. Tas ransel untuk geologist haruslah kuat karena akan digunakan juga untuk membawa sampel.



> GPS
  GPS dapat digunakan untuk menentukan lokasi ketika melakukan pengamatan. GPS ini tidak wajib karena geologist dapat melakukan metode plotting area serta orientasi medan untuk mendapatkan lokasi pengamatan.

> Lup
  Lup tidak lah terlalu penting, karena dalam pengamatan lapangan secara megaskopis hanya menggunakan mata telanjang pun tidak dipermasalahkan karena pada dasarnya sampel yang dibawa merupakan bagian dari singkapan yang nantinya akan dianalisis lebih lanjut di lab.

> Larutan HCl
  Larutan ini berfungsi untuk membedakan kandungan karbonat pada litologi. Larutan ini dapat tidak digunakan dimana sifatnya seperti lup, dapat dikerjakan setelah dilakukan lapangan.

Share:

Peta Administrasi Kecamatan Brangsong

      Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal terletak pada 6° 53’ 28” - 7° 00’ 48” LS Lintang Selatan dan 110° 11’ 06” - 110° 15’ 05” Bujur Timur  dengan elevasi 0 hingga 26 mdpl dan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal dan berada di bagian utara Kabupaten Kendal berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utaranya, Kecamatan Kendal di bagian barat, Kecamatan Kaliwungu di bagian timur dan Kecamatan Ngampel di bagian selatan.


     Kecamatan Brangsong terdiri dari 12 Desa / Kelurahan diantaranya:
  1. Desa Blorok
  2. Desa Brangsong
  3. Desa Kebonagung
  4. Desa Kertomulyo
  5. Desa Penjalin
  6. Desa Purwokerto
  7. Desa Rejosari
  8. Desa Sidorejo
  9. Desa Sumur
  10. Desa Tosari
  11. Desa Tunggulsari
  12. Desa Turunrejo
Share:

Delineasi Point

Selamat datang di tutorial arcMap.
Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana menambahkan point pada peta yang akan kita buat.

- Sama dengan tutorial sebelumnya pada pembuatan polygon dan polyline, pada pembuatan poinnt ini diawali dengan klik kanan pada folder connection --> new --> shapefile dan pilih yang point.

- Setelah membuat shapefile point, pilih editor di menu editor pilih start editing

- buka create feature dan pilih nama point yang dibuat

- klik sesuai dengan keinginan kita di mana akan meletakka pointnya.

- Setelah selesai semua point diinputkan, klik editor kembali dan stop editing maka akan muncul dialog save edit? pilih ok.

- shapefile telah tersimpan dan untuk melakukan editing dapat menggunakan start editing kembali dan drag point yang ingin di pindahkan kemudian stop editing dan save.

Sekian tutorial arcMap kali ini, untuk lebih jelasnya bisa buka video di Youtube. Jangan lupa subscribe dan follow blog kami :)

Semoga bermanfaat :)
Share:

Metode Geologi Lapangan lama

     Metode geologi lapangan merupakan suatu metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan lapangan geologi dimana pada metode ini mencakup peralatan yang digunakan dan cara-cara yang dilakukan oleh seorang geologist untuk mendapatkan data lapangan yang baik dan sesuai dengan terget yang diinginkan.

     Peralatan geologi, digunakan untuk melakukan survey geologi. Peralatan tersebut memiliki kegunaan masing-masing. selain peralatan juga terdapat bahan-bahan yang digunakan untuk melakukan survey. tanpa kedua hal tersebut, survey geologi tidak akan berjalan maksimal dikarenakan kehilangan beberapa fungsi yang tidak di persiapkan sebelumnya.

     Selain alat dan bahan, ketika dilapangan para geologist juga memerlukan salah satu keahlian atau teknik dalam mencatat segala sesuatu yang ada di lapangan. Pencatatan tersebut harus dapat dituangkan baik dalam bentuk tulisan maupun gambar atau sketsa sehingga dapat dijadikan modal utama dalam melakukan analisis.

     Kedua hal diatas merupakan hal-hal yang ditujukan untuk melakukan recording, selain recording data dilapangan, geologist juga harus mengetahui bagaimana mereka menggunakan peta dengan baik sehingga dapat mengestimasikan segala sesuatu yang dibutuhkan. selain mengestimasikan juga untuk menghindari tersesat dalam lapangan karena tidak selamanya lapangan geologi terdapat orang lain yang bisa untuk ditanyakan mengenai lokasi.



Share:

Collection Shopee

Popular Posts

Arsip Blog

Pengikut