• Jasa Pengukuran Geolistrik

    Kami menyediakan jasa pengukuran Geolistrik untuk berbagai macam bidang oleh tenaga ahli handal yang telah berpengalaman.

  • Jasa Pemboran / Pengeboran

    Kami menyediakan jasa pemboran untuk berbagai macam keperluan baik untuk pemboran sumur dalam maupun geoteknik.

  • Jasa Pembuatan Peta

    Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai macam peta seluruh Indonesia. Hasil dapat berupa raster maupun vector sesuai dengan pesanan.

  • Jasa Pemetaan Geologi

    Kami menyediakan jasa untuk melalkukan pemetaan geologi, baik untuk keperluan tambang, geoteknik maupun keperluan penelitian.

Portsentry

     Portsentry merupakan sebuah perangkat lunak yang di rancang untuk mendeteksi adanya port scanning dan merespon secara aktif jika ada port scanning. Port scan adalah proses scanning berbagai aplikasi servis yang dijalankan di server internet. Port scan adalah langkah paling awal sebelum sebuah serangan di lakukan.
Gambar 1.1 Portsentry

     Cara kerja portsentry dengan melihat komputer yang melakukan scan dan secara aktif akan memblokir mesin penyerang agar tidak dapat masuk dan melakukan transaksi dengan server.


Share:

Komponen SNORT

     Snort merupakan packet sniffing yang sangat ringan. Sniffing interface yang digunakan berbasis libcap. Terdapat hubungan antara snort dan tcpdump, yaitu snort memanfaatkan tcpdump untuk mengambil (capture) paket pada jaringan. Salah satu keunggulan snort adalah snort memiliki sistem plugin yang sangat fleksibel untuk dimodifikasi.
Gambar 1.1 Komponen Snort
  1. Pakcet capture library (libcap)
    Komponen ini yang akan memisahkan paket data yang melalui ethernet card yang selanjutnya akan digunakan oleh snort
  2. Packet Decoder
    Komponen ini mengambil data di layer 2 yang dikirim oleh komponen sebelumnya (packet capture library). Untuk proses pertama yaitu dengan memisahkan data link (ethernet, tekonring, 802.11) kemudian protokol IP, dan yang terakhir adalah jenis paket TCP dan UDP. Hasil dari proses ini adalah adanya informasi mengenai protokol yang digunakan proses selanjutnya.
  3. Preprocessor
    Selanjutnya dilakukan analisis terhadap paket sebelum sebelum diproses oleh komponen berikutnya. Adapun proses analisis yang dilakukan dapat berupa ditandai, dikelompokkan atau dihentikan karena paket yang diterima tidak lengkap.
  4. Detection Engine
    Detection engine ini dapat dikatakan sebagai jantung dari snort. Paket yang diterima di sini  setelah melalui beberapa tahapan proses akan dibangdingkan degnan rule yang ada atau telah ditetapkan sebelumnya.
  5. Output
    Setelah proses detection endine dilakukan maka hasilnya adalah berupa report dan alert. Snort mendukung variasi dari output yang dihasilkan, yaitu teks((ASCII), syslog, xml, binary, atau database, (MySql,, MsSql, PostgreSpl, dan sebagainya)

Share:

Hasil Pengukuran Well Logging

     Pengukuran well logging yang dilakukan akan menghasilkan sebuah data yang dapat diolah sehingga dapat disajikan dalam bentuk log, yaitu grafik kedalaman dari satu set kurva yang menunjukkan parameter yang diukur secara berkesinambungan di dalam sebuah sumur (Harsono, 1997).
Gambar 1.1 Hasil well logging

     Hasil pengukuran well logging yang berbentuk kurva akan di analisis lanjut dan diintepretasikan jenis-jenis dan urutan litologi serta ada tidaknya komposisi hidrokarbon pada suatu formasi di daerah penelitian. Dengan kata lain well logging merupakan suatu metode yang dapat memberikan data yang diperlukan untuk mengevaluasi secaara kualitatif dan kuantitatif adanya komposisi hidrokarbon.


Share:

Peta Administrasi Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali

     Kecamatan Juwangi merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Boyolali. Secara geografis, Kecamatan Juwangi terletak diantara 110°41′22.96″ hingga 110°51′32.11″ Bujur Timur dan 7°08′22.84″ hingga 7°16′37.08″ Lintang Selatan. Secara administrasi, Kecamatan Juwangi berbatasan langsung dengan Kabupaten Grobogan di bagian utara, Kecamatan Kemusu dan Wonosegoro di bagian selatan.
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kecamatan Juwangi

     Kecamatan Juwangi terdiri dari 10 desa/kelurahan. Berikut merupakan daftar desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.
  1. Desa Cerme
  2. Desa Jerukan
  3. Desa Juwangi
  4. Desa Kalimati
  5. Desa Kayen
  6. Desa Krobokan
  7. Desa Ngaren
  8. Desa Ngleses
  9. Desa Pilangrejo
  10. Desa Sambeng
--> Jasa Pembuatan Peta
Share:

Mode Snort

     Snort merupakan sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengamati aktivitas dalam suatu jaringan komputer. Dalam snort terdapat 3 buah mode, yaitu
Gambar 1.1 Snort
  1. Sniffer mode, digunakan untuk melihat paket yang lewat di jaringan.
  2. Packet logger mode, untuk mencatat semua paket yang lewat di jaringan untuk di analisa di kemudian hari.
  3. Intrusion Detection mode, pada mode ini snort akan berfungsi untuk mendeteksi serangan yang dilakukan melalui jaringan komputer. Untuk menggunakan mode IDS ini diperlukan setup dari berbagai rules/ aturan yang akan membedakan sebuah paket normal dengan paket yang membawa serangan.

Share:

Perangkat Lunak IDS

     Intrusion Detection System memiliki beberapa perangkat lunak yang sering digunakan diantarnya adalah
Gambar 1.1 IDS

  1. SNORT
    Snort merupakan sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengamati aktivitas dalam suatu jaringan komputer. Snort termasuk dalam NIDS (Network Instrusion Detection System). Snort sendiri pertama kali dikenalkan pada tahun 1998 oleh Marty Roesch. (Mode dan Komponen)
  2. PORTSENTRY
    Portsentry merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk mendeteksi adanya port scanning dan meresponds secara aktif jika ada port scanning. Port scan adalah proses scanning berbagai aplikasi service yang dijalankan di server internet. Port scan adalah langkah paling awal sebelum sebuah serangan dilakukan. (Fitur utama Portsentry)
Share:

Jenis-Jenis IDS

     Intusion Detection System atau sering disebut IDS berdasarkan letaknya terbagi menjadi dua jenis, yaitu
Gambar 1.1 Intrusion Detection System (IDS)
  1. NIDS (Network Intrusion Detection System
    Merupakan sistem pendeteksian yang ditempatkan pada titik strategis dalam jaringan dan melakukan pengamatan terhadap lalulintas jaringan, dan menganalisis apakah terdapat percobaan penyusup jaringan tersebut.
  2. HIDS (Host Intrusion Detection System)
    merupakan sistem pendeteksian yang ditempatkan pada sebuah host atau workstation dan melakukan pengawasan terhadap paket-paket yang berasal dari dalam maupun luar dan kemudian memberikan peringatan terhadap sistem atau administrator jaringan.

Share:

Collection Shopee

Popular Posts

Arsip Blog

Pengikut